Administrasi Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Materi berikut ini akan membahas tentang perencanaan tata usaha kerajinan dari bahan limbah berupa tata ruang dimana langkah-langkah yang harus dilakukan dalam perencanaan penatausahaan terdiri dari poin-poin sebagai berikut.

Penatausahaan Kerajinan Bahan Limbah Berupa Ruang Gedung
Penatausahaan Kerajinan Bahan Limbah Berupa Ruang Gedung

Administrasi Kerajinan Bahan Limbah

Izin Usaha,

jumlah distribusi,

SIUP (Izin Usaha Perdagangan),

Pajak,

Akun bank,

TDP (tanda pendaftaran perusahaan), dan

AMDAL (analisis dampak lingkungan).

Perencanaan administrasi bisnis kerajinan dari bahan limbah bangunan

Berikut uraian 6 jenis administrasi bisnis yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan oleh pengusaha yang harus disediakan.

1. Mengelola izin usaha.

Izin usaha merupakan sarana untuk membina, mengarahkan, mengawasi, dan melindungi pengelolaan suatu usaha. Izin Usaha terdiri dari; SITU (Izin Tempat Usaha) dan Izin HO (Lingkungan). SITU/HO umumnya diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Tingkat I dan Tingkat II sepanjang ketentuan undang-undang gangguan (HO) mewajibkannya.

Tata cara izin tempat usaha atau izin HO antara lain sebagai berikut.

Meminta izin tertulis dari tetangga,

Setelah teridentifikasi, RT tersebut kemudian dibawa ke desa dan kelurahan,

Selanjutnya dibawa ke kota/kabupaten untuk mendapatkan SITU/HO, dan

Membayar biaya izin dengan mendaftar.

Persyaratan lengkap untuk SITU yaitu;

Aplikasi yang telah disediakan,

KTP,

akta tanah FC,

FC pembayaran PBB,

Surat persetujuan dari masyarakat diketahui oleh kepala desa dan camat,

Rekomendasi dari Camat,

FC IPPL dari Dinas Tata Ruang,

Izin lokasi dari BPN,

IMB FC,

Surat dari BKPM/BKPMD,

SITU/IUUG,

NPWP FC,

retribusi FC,

FC akta pendirian perusahaan yang berbadan hukum, dan

Surat pendelegasian penggunaan lahan.

2. Penetapan Besaran Retribusi.

Tata cara penghitungan retribusi SITU adalah luas wilayah usaha X jumlah indeks gangguan X tarif.

Tarif untuk luas ruang usaha,

indeks lokasi,

Klasifikasi indeks gangguan, dan

Ketentuan penghitungan retribusi pendaftaran.

3. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

SIUP adalah izin yang dikeluarkan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melakukan usaha di bidang perdagangan dan jasa.

Beberapa keuntungan memiliki SIUP adalah sebagai berikut.

  • Mendapatkan jaminan perlindungan hukum bagi kelangsungan dan kepastian usaha,
  • Mempermudah proses pengajuan kredit ke bank/lembaga keuangan,
  • Bukti memiliki dan menjalankan usaha jika akan bekerjasama dalam membina pihak ketiga,
  • Dapatkan pembinaan prioritas dari instansi pemerintah yang menangani pengembangan usaha kecil.

Tata cara mendapatkan SIUP adalah sebagai berikut.

  • Kunjungan ke bagian perizinan, dinas perindustrian dan perdagangan daerah tingkat I atau atau tingkat II,
  • Mengisi dan menyerahkan Surat Permohonan Izin (SPI) dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut;

sebuah. FC akta pendirian usaha,

b. FC pemilik perusahaan,

c. Pas foto perusahaan ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar, dan

d. Kembalikan formulir dan persyaratan lainnya kepada petugas perizinan.

4. Manajemen Pajak.

sebuah. penyerahan NPWP.

Secara umum yang wajib mendaftar dan memperoleh NPWP adalah sebagai berikut;

  • Badan yang memiliki subjek pajak penghasilan adalah PT, CV, Firma, BUMN/BUMD,
  • Wajib Pajak orang pribadi yang memiliki penghasilan bersih di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP)

b. Fungsi Pajak.

Untuk mengetahui identitas wajib pajak,

Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak, dan

Sebagai sarana pengawasan administrasi perpajakan.

c. Pencantuman NPWP.

Formulir pajak yang digunakan oleh wajib pajak,

Korespondensi dalam hubungan pajak, dan

Sehubungan dengan industri tertentu yang memerlukan pengisian NPWP.

d. pendaftaran NPWP.

Dokumen yang harus disediakan dalam pendaftaran NPWP yaitu;

FC Akta pendirian atau akta perubahan terakhir,

FC SITU atau surat keterangan dari instansi yang berwenang,

FC KTP/KK? paspor administrator,

Kartu NPWP kantor pusat/cabang FC, dan

Surat kuasa untuk perwakilan.

e. Buka Rekening Bank.

Tata cara pembukaan rekening bank adalah dengan mendaftar di bank dengan mengisi formulir pendaftaran yang berisi;

pemilik bisnis,

Alamat,

nama administrator,

Alamat dan pengenal manajer,

Tanggal mulai bisnis, dan

Nama referensi.

f. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

TDP atau nomor registrasi perusahaan (NRP). Setelah memiliki SIUP dan NPWP, pengusaha dapat mendaftarkan perusahaannya ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan setempat dengan prosedur yang terdiri dari;

Mengisi formulir pendaftaran,

Melampirkan FC KTP, NPWP, SIUP, dan akta pendirian,

Membayar biaya administrasi, dan

Dengan menyerahkan bukti pembayaran, pengusaha dapat mengambil tanda pendaftaran perusahaan.

g. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

AMDAL adalah studi tentang efek pada lingkungan sebagai akibat dari kegiatan bisnis. Jenis-jenis usaha yang diperkirakan memiliki pengaruh besar terhadap keseimbangan ekosistem antara lain sebagai berikut;

  • Jenis usaha pengelolaan lahan dan lanskap,
  • Jenis usaha pemanfaatan sumber daya alam, baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan,
  • Jenis usaha yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan sosial budaya,
  • Jenis usaha yang hasilnya dapat mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumber daya alam dan atau lingkungan cagar budaya,
  • Jenis proses dan kegiatan usaha yang pemanfaatannya berpotensi menimbulkan pemborosan, kerusakan, dan degradasi sumber daya alam,
  • Jenis usaha pengenalan jenis tumbuhan, jenis satwa dan jasa mikro,
  • Jenis usaha dalam pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan non hayati,
  • Jenis usaha aplikasi teknologi yang diperkirakan memiliki potensi dampak lingkungan yang besar, dan
  • Jenis usaha ini memiliki risiko tinggi dan mempengaruhi pertahanan negara.

Dokumen yang harus disiapkan dalam pengelolaan AMDAL adalah sebagai berikut;

FC KTP/SIM,

akta pendirian perusahaan FC,

FC SITU,

NPWP FC,

FCNRP,

Rencana FC, gambar, lokasi perusahaan yang berdampak pada lingkungan.

Sumber: Prakarya-Kemdikbud_RI.

Baca :  Teknik Produksi Kerajinan Bahan Lunak Tanah Liat