Kerajinan Limbah Bahan Lunak: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi lengkap

Perancangan Kerajinan Limbah Bahan Lunak.

Assalamu’alaikum sahabat ilmiahku yang cerdas dimanapun kalian berada. Materi berikut akan menjelaskan tentang desain kerajinan bahan limbah lunak yang akan dijelaskan lengkap dengan contoh desainnya.

Namun sebelum melanjutkan membaca, saya hanya ingin mengingatkan kalian semua agar teman-teman semua selalu membiasakan membaca sampai akhir agar tidak salah paham dan gagal memahami penjelasan tentang desain kerajinan bahan limbah lunak ini. Berikut deskripsinya.

A. Persyaratan desain kerajinan bahan limbah lunak.

Produk kerajinan yang berkualitas, dibuat dengan memperhatikan beberapa proses atau tahapan dan persyaratan yang ada. Prinsip pembuatan kerajinan tangan dari bahan limbah lunak antara lain:

1. Aspek Kegunaan (Utility).

Benda kerajinan yang dibuat harus mengutamakan nilai kepraktisan, yang dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Misalnya mangkok yang digunakan untuk wadah sayur.

Jika informasinya masih kurang, silahkan tambahkan di kolom komentar agar kami update lagi untuk contoh lain yang berhubungan dengan bahan lembut ini.

2. Aspek Kenyamanan (Comportable).

Benda kerajinan harus memberikan rasa nyaman dan juga memberikan rasa senang pada pemakainya. Adapon, misalnya, seperti cangkir minuman yang didesain memiliki pegangan.

3. Aspek keluwesan (flexibility).

Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan bentuk benda kerajinan dengan nilai pakainya. Misalnya pada kerajinan sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki pengguna.

4. Aspek Keamanan (safety).

Suatu benda kerajinan dibuat dengan tujuan agar tidak membahayakan penggunanya. Salah satu contohnya adalah piring berbahan sabut kelapa yang harus memperhatikan komposisi pelapis/pewarna yang digunakan agar tidak menimbulkan bahaya jika digunakan sebagai tempat makan.

5. Aspek keindahan (estetika).

Benda-benda kerajinan dengan nilai estetika tentunya memiliki daya tarik tersendiri bagi penggunanya dibandingkan dengan kerajinan yang biasa-biasa saja… kan…? Keindahannya bisa kita lihat dari beberapa hal, seperti bentuk, warna, aksesoris atau ornamen dan kualitas bahan yang digunakan.

Baca :  Jenis – Jenis Pangan Nabati Khas Daerah dan Asalnya

B. Proses Desain untuk bahan limbah lunak.

Tentunya karya yang bagus pun dihasilkan dari proses yang baik, maka dari itu proses mendesain sebuah kerajinan harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

sebuah. Tentukan bahan dan jenis kerajinan yang akan dibuat.

b. Carilah ide dari berbagai sumber.

c. Buatlah beberapa jenis sketsa kerajinan yang ingin Anda buat.

d. Tentukan karya mana yang terbaik dan paling menarik.

e. Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan.

f. Mulailah membuat kerajinan tangan dari bahan limbah lunak ini.

g. Evaluasi karya kerajinan dan terakhir,

h. Merevisi pekerjaan kerajinan jika diperlukan.

Ketujuh poin tersebut di atas, dapat direduksi menjadi 3 poin kecil dalam proses implementasinya antara lain,

1. Perencanaan.

Perencanaan meliputi pengidentifikasian kebutuhan dan ide atau gagasan tentang kerajinan yang akan dibuat.

2. Implementasi.

Pelaksanaannya meliputi persiapan bahan, persiapan alat dan proses pembuatan kerajinan dan yang terakhir adalah

3. Evaluasi.

Evaluasi dengan melakukan uji coba pada kerajinan tangan yang sudah jadi atau sudah jadi.

C. Contoh perancangan kerajinan bunga kulit jagung dari bahan sampah organik.

1. Perencanaan.

sebuah. Identifikasi kebutuhan.

Kulit jagung dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dalam bidang kewirausahaan dan juga memiliki nilai ekonomis.

Jika tidak ada kulit jagung, dapat diganti dengan bahan limbah lunak organik lainnya seperti daun kering, jerami atau kulit kacang tanah dan lain-lain.

b. Menentukan ide atau gagasan.

Menentukan perencanaan karya kerajinan dari bahan limbah lunak organik yang dapat dicari dari berbagai sumber seperti majalah, atau koran, survei pasar langsung atau yang paling sederhana melalui internet.

2. Implementasi.

sebuah. Alat dan bahan.

Baca :  Tulis dan jelaskan pengertian serat alam

Untuk tahap pelaksanaan dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan pembuatan kerajinan seperti kulit jagung, pewarna makanan, lem panas, ranting pohon, botol bekas, dan kertas kado. Selain itu, juga membuang alat-alat kerja seperti pulpen, penghapus, gunting, pisau pemotong.

b. Proses pembuatan.

1. Didihkan air dan beri pewarna seperti daun hijau dan kuning pada kelopak bunga, lalu rebus kulit jagung dengan pewarna sampai warna meresap selama beberapa menit lalu tiriskan dan keringkan tanpa menggunakan sinar matahari langsung.

2. Setelah kering, potong kulit jagung seperti gambar di bawah ini.

Kerajinan Limbah Bahan Lunak: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi Lengkap

3. Lipat pola kelopak menjadi dua seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Kerajinan Limbah Bahan Lunak: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi Lengkap

4. Bagian depan kelopak ditekuk ke luar dan ditekan seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Kerajinan Limbah Bahan Lunak: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi Lengkap

5. Susun kelopak bunga dari kulit jagung agar menyerupai bunga asli dengan menempelkannya satu per satu ke kelopak menggunakan lem panas.

6. Hias bagian tengah kelopak dengan sisa-sisa kulit jagung yang telah digulung menggunakan pulpen menyerupai putik spiral seperti gambar di bawah ini.

Bahan Lunak Limbah Kerajinan: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi Lengkap

7. Lakukan terus menerus hingga terbentuk beberapa bunga seperti gambar nomor 6 di atas.

8. Tempelkan daun dan kelopak bunga yang sudah jadi pada ranting yang telah disediakan hingga hasilnya seperti pada gambar di bawah ini.

Bahan Lunak Limbah Kerajinan: Contoh, Tahapan Pelaksanaan, Evaluasi Lengkap

9. Langkah terakhir adalah membungkus botol atau wadah lain yang digunakan sebagai tempat bunga dengan menggunakan kertas kado atau bisa juga menggunakan bahan lain sesuai kreatifitas masing-masing untuk mempercantik tampilan karya kerajinan yang telah dibuat.

Sumber Gambar: //becreativeina.bloqspot.com.

c. Tahap Evaluasi kerajinan limbah bahan lunak.

Langkah terakhir dari semua kegiatan tersebut adalah evaluasi yang dilakukan dengan menguji hasil pekerjaan dengan menilai apakah pekerjaan anda baik dan layak atau tidak dan selain itu perlu juga memperhatikan keselamatan kerja dalam melaksanakan kegiatan ini.

Baca :  Contoh Analisis SWOT Wirausaha Pembenihan Ikan Konsumsi

Nah.. sampai disini mungkin kalian semua tentunya sudah bisa membayangkan bagaimana cara membuat kerajinan limbah bahan lembut ini tentunya.

So.. mungkin cukup sampai disini dulu apa yang bisa kami sampaikan dan jelaskan tentang kerajinan limbah bahan lembut ini, semoga dapat memberikan manfaat dan terima kasih. Salam kecerdasanku.