PAMERAN – Pengertian,Tujuan,Manfaat,Jenis dan Fungsi Pameran Seni Rupa

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pameran adalah kegiatan menampilkan suatu karya baik berupa karya pribadi/individu maupun karya kelompok.

Apa Pengertian Pameran?

Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis dan Fungsi Pameran

Menurut Wikipedia, Pameran itu adalah kegiatan menyajikan karya seni untuk dikomunikasikan agar dapat diapresiasi secara luas atau Secara garis besar pengertian pameran adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh produsen, kelompok, organisasi, asosiasi tertentu dalam bentuk memajang display produk kepada calon relasi atau pembeli.

Pengertian Pameran secara etimologisyaitu exhibition atau pameran yang diadaptasi dari bahasa Inggris, yaitu exhibition or (show, demonstrasi, atau spectacle).

Sedangkan pengertian pameran lainnyayaitu kegiatan atau kegiatan menampilkan suatu karya/produk seni tertentu untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum sehingga mendapat apresiasi yang luas.

Nah.. sampai disini saya rasa kita sudah bisa memahami apa maksud dari pameran di atas dan selanjutnya kita akan mencoba menjawab apa tujuan dari diadakannya pameran itu sendiri.

Baca Juga : Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi, Unsur, Jenis dan Benda Karya Dua Dimensi.

Tujuan diadakannya pameran adalah ?

Seperti yang kita ketahui bersama melalui penjelasan pengertian pameran di atas, bahwa pameran diadakan untuk dipamerkan atau disuguhkan kepada masyarakat luas guna mendapatkan apresiasi dan juga opini dari masyarakat terhadap produk atau karya seni yang dipamerkan, maka dari pengertian tersebut dapat kita pahami bahwa tujuan diadakannya pameran adalah sebagai berikut : .

sebuah. Pameran dengan Tujuan Komersial.

Pameran yang bersifat komersial, yaitu kegiatan pameran yang bertujuan agar karya-karya yang dipamerkan dapat dinikmati dan dibeli oleh pengunjung sehingga dari pemerannya para seniman dapat memperoleh manfaat.

b. Pameran dengan Tujuan Kemanusiaan.

Tujuan kemanusiaan pada pameran, yaitu kegiatan atau kegiatan yang memiliki nilai pelestarian, pengembangan, nilai, dan pengembangan karya seni budaya yang terdapat di masyarakat. Hasil penjualan karya-karya dalam pameran tersebut disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan, seperti panti asuhan, korban bencana alam dan lain-lain.

c. Pameran dengan Tujuan Sosial.

Pameran dengan tujuan sosial, yaitu kegiatan pameran yang ditujukan untuk kepentingan sosial yang dalam hal ini hasil penjualan tiket atau produk dalam pameran kemudian disumbangkan untuk hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan sosial.

Baca :  Jelaskan pengertian gambar kartun - Ilmu Pengetahuan.com

Selain ketiga tujuan pameran di atas, ada juga tujuan lain yang bersifat khusus dan dilakukan hanya dalam situasi tertentu, yaitu Kepentingan Pribadi. Yang dimaksud dengan tujuan pribadi di sini adalah seniman yang mampu menyelenggarakan pameran dengan bantuan seniman lain untuk memajang atau memajang karya pribadinya dalam pameran tanpa diganggu oleh karya seniman lain.

Nah.. sampai di sini, sudah jelaskah ulasan tentang tujuan pameran di atas? jika ya, maka kami akan mencoba menjelaskan tentang manfaat dari pameran yang diadakan.

Baca juga: Pengertian Lukisan, Gaya dan Aliran Lukisan.

Apa Manfaat mengadakan Pameran?

Ada banyak manfaat mengadakan pameran, dan salah satunya Salah satu Manfaat Pameran adalah menumbuhkan kemampuan masyarakat untuk mengapresiasi karya orang lain serta menambah wawasan dan keberanian dalam menilai karya seni secara objektif.

Selain itu juga melatih masyarakat untuk bertanggung jawab memberikan komentar di depan umum, memberikan motivasi dan sebagai sarana penyegar masyarakat dari kejenuhan beraktivitas sehari-hari.

Jadi secara umumkita bisa menyederhanakan Manfaat Pameran dengan membaginya menjadi beberapa poin penting yang meliputi adalah:

sebuah. Pameran berguna untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan mengapresiasi sebuah karya.

b. Pameran berguna sebagai sarana promosi.

c. Pameran berguna untuk melatih kerjasama dengan orang lain.

d. Pameran berguna untuk melatih kemandirian.

e. Pameran bermanfaat untuk membangkitkan motivasi, dan

f. Pameran berguna untuk menghilangkan stres dan kebosanan.

Sampai disini, semoga bisa mencerahkan kita semua tentang apa manfaat pameran bagi kita semua sebagai masyarakat umum. nah.. selanjutnya kita akan mencoba mengulas jenis-jenis pameran.

Baca juga: Seni Rupa 3 Dimensi-Pengertian, Jenis, Fungsi dan Nilai Estetika.

Apa Jenis-Jenis Pameran?

Ada banyak jenis pameran dan salah satunya seperti dikutip dari wikipedia yang menyebutkan bahwa jenis-jenis pameran adalah:

– Pameran Tetap.

– Pameran Sementara, dan

– Pameran Ponsel.

1. Pameran Permanen.

Pameran tetap adalah pameran yang menampilkan koleksi karya yang disusun secara berkala berdasarkan konsep kuratorial dan diselenggarakan oleh Galeri Nasional Indonesia bekerjasama dengan pihak lain dan diselenggarakan minimal setahun sekali.

Baca :  Pameran : Pengertian, Tujuan, Manfaat Serta Fungsi Pameran

2. Pameran Sementara.

Pameran temporer adalah pameran tunggal atau pameran bersama yang menampilkan karya seni dalam jangka waktu tertentu dan diselenggarakan oleh Galeri Nasional Indonesia atau bekerjasama dengan pihak lain dan berlangsung minimal 10 hari dan maksimal 30 hari. .

3. Pameran Ponsel.

Pameran keliling adalah pameran yang menampilkan karya-karya koleksi Galeri Nasional Indonesia serta karya asing lainnya ke berbagai daerah di Indonesia dan/atau luar negeri yang diselenggarakan oleh Galeri Nasional Indonesia dan berlangsung minimal 10 hari.

Selain itu, ada jenis pameran berdasarkan beberapa elemen diantaranya adalah sebagai berikut.

– Pameran berdasarkan jumlah peserta.

– Pameran oleh alam.

– Pameran berdasarkan ragam/jenisnya.

– Pameran berdasarkan tempat, dan

– Pameran berdasarkan jenis dimensi karyanya.

1. Pameran berdasarkan jumlah peserta.

Pameran ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Pameran Tunggal adalah pameran yang hanya diadakan secara perorangan (individual) dan Pameran Grup atau Grup adalah pameran yang diselenggarakan oleh beberapa seniman yang memamerkan karya lebih dari satu seniman yang biayanya ditanggung oleh masing-masing yang terlibat dalam pameran tersebut.

2. Pameran oleh alam.

Pameran menurut sifatnya terdiri dari Pameran Insidentalyaitu pameran yang diadakan secara berkala berdasarkan kebutuhan yang ada, seperti pameran kaligrafi dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj. Pameran Reguleryaitu pameran yang diadakan pada periode-periode tertentu secara berkala dan berkesinambungan seperti pentas seni pada setiap akhir semester. Pameran Permanenyaitu pameran yang diadakan secara terbuka, permanen dan berkesinambungan.

3. Pameran berdasarkan variasi.

Pameran ini terdiri dari Pameran Homogenyaitu pameran yang memamerkan karya sejenis, dan Pameran Heterogenyaitu pameran yang memamerkan berbagai jenis karya seni.

4. Pameran berdasarkan tempat.

Pameran ini dibagi menjadi Pameran Terbukayaitu pameran yang berlangsung di luar ruangan secara terbuka. Pameran Tertutup, yaitu pameran yang berlangsung di dalam ruangan atau gedung. dan Pameran Seluleryaitu pameran yang diadakan dengan menggunakan peralatan bergerak seperti mobil dan lain-lain.

Baca :  Sebutkan dan jelaskan tujuan, manfaat serta fungsi kritik karya seni rupa

5. Pameran berdasarkan dimensi karyanya.

Pameran ini dibagi menjadi Pameran Dua Dimensi, yaitu pameran yang menampilkan karyanya di atas permukaan datar seperti gambar, lukisan, seni grafis. dan Pameran Tiga Dimensi, yaitu pameran yang menampilkan karya seni rupa yang memiliki volume/rasa ruang yang sebenarnya, yaitu memiliki panjang, lebar, dan tinggi serta dapat diamati dari segala arah.

Sejauh ini, saya kira kita bisa memahami jenis-jenis pameran yang disebutkan di atas dan kemudian poin terakhir, yaitu fungsi pameran.

Apa fungsi pameran?

Dari semua uraian pameran di atas, saya kira kita semua dapat memahami fungsi pameran, yang meliputi:

sebuah. Pameran sebagai sarana apresiasi.

Disebut sarana apresiasi karena pameran merupakan wadah untuk menyalurkan ide atau gagasan dari sang pencipta yang kemudian diapresiasi oleh pengunjung atau masyarakat luas, baik sebagai sesama seniman maupun dari penikmat seni yang kemudian memberikan penilaiannya terhadap karya yang ditampilkan. Selain itu, apresiasi sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu apresiasi aktif dan apresiasi pasif.

b. Pameran sebagai sarana pendidikan.

Disebut alat pendidikan karena pameran memiliki nilai pendidikan dalam hal mengasah pengalaman batin, baik untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak, yang berguna untuk menyeimbangkan pikiran manusia.

c. Pameran sebagai sarana pencapaian.

Disebut sebagai sarana prestasi karena pameran berfungsi sebagai wadah atau ajang kompetisi pencipta seni melalui karya-karya yang diciptakannya, dan

d. Pameran sebagai sarana rekreasi.

Mengapa disebut pameran sebagai sarana rekreasi, karena pameran dapat membantu kita melepaskan kebosanan dari rutinitas sehari-hari, baik itu di kantor atau di kampus atau di sekolah, yang banyak menguras tenaga dalam berpikir.

Selain itu, perlu dicatat bahwa keberhasilan pameran tidak lepas dari perencanaan pameran itu sendiri, baik dari panitia, tugas, rencana, dan jadwal perencanaan.

Nah… sekarang mungkin cukup sampai disini dulu gambaran singkat dari pameran diatas, semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.