Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia serta Daerahnya

Salam sahabat seni, seniman, pekerja seni dan penikmat seni dimanapun berada tidak perlu bertele-tele,

Sesuai dengan tema di atas, maka kita akan membahas berbagai jenis alat musik dan musik daerah yang ada di Indonesia secara umum.

walaupun tidak kita bahas semuanya, setidaknya kita bisa sedikit menambah pengetahuan atau sekedar menyegarkan ingatan kita tentang jenis alat apa yang sedang ngetren di negara kita tercinta ini,

maka langsung saja ke ulasan di bawah ini. Dengarkan baik-baik bosku..

Berdasarkan jenisnya, musik dibedakan menjadi dua, yaitu musik tradisional (musik daerah/daerah) dan musik nontradisional (modern).

Musik tradisional adalah musik yang lahir atau tercipta dari suatu budaya di suatu tempat secara turun temurun dengan ciri khas lagu atau irama yang sederhana dan mempunyai ciri khas daerah.

Contoh alat musik yang digunakan adalah kromong, gamelang, angklung, dan lain-lain.

Musik nontradisional atau musik modern adalah musik yang diciptakan oleh perkembangan budaya modern, seperti ansambel, konser, orkestra, dan band.

A. Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia.

musik daerah adalah Musik yang diciptakan dari budaya daerah ini biasa disebut dengan musik tradisional.

Ada ciri yang menonjol dari musik daerah, yaitu alat musik dan lagu-lagunya yang sederhana dan khas daerah.

Jenis-jenis musik dan alat musik daerah di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Musik Daerah Jakarta.

– Musik Tanjidor

Merupakan kesenian tradisi khas Betawi dengan ciri khas alat musik terompet yang terbuat dari kuningan yang dilengkapi dengan bass drum, seperti pada drum band yang dimainkan sambil berdiri.

– Musik gambang kromong

Adalah sejenis orkestra yang menggabungkan gamelang dengan alat musik umum lainnya. Jenis musik ini dimainkan dengan tangga nada pentatonik Cina

dengan instrumen yang terdiri dari gong, bonang (kromong), suling, kendang, kecrek, rebab, dan biola.

11+ Tokoh Legendaris Seni Musik Indonesia. Membaca Di Sini.

Lagu-lagu hiburan bersifat humor dan mengandung ejekan atau sindiran serta dinyanyikan secara bergantian antara laki-laki dan perempuan.

2. Musik Daerah Jawa Barat.

Musik daerah Jawa Barat memiliki berbagai jenis yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri yang dapat dilihat dari instrumen atau alat musik yang digunakan.

– Musik Angklung

Merupakan alat musik yang terbuat dari bambu yang dipotong, berukuran besar dan memiliki berbagai bentuk dan panjang.

Alat musik ini dimainkan dengan cara digetarkan atau digoyang secara berpasangan atau dalam rak. Setiap pasangan terdiri dari dua, tiga atau empat pasangan.
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah

Dulu angklung bernada pentatonis (fitnah dan pelog) dan permainannya lebih ditonjolkan unsur ritmis.

namun saat ini angkung mulai dimainkan secara diatonis, dengan kata lain sudah menggunakan tangga solmisasi do, re, mi, dan seterusnya.

Pengaruh Musik Asing Terhadap Musik Indonesia. Membaca Di Sini.

Berdasarkan sejarahnya, angkung digunakan untuk memeriahkan pesta panen padi di sawah,

mengarak pawai padi sebelum memasuki lumbung, dan juga untuk mengiringi pesta adat sunda. Tokoh musik angklung adalah Daeng Sutisna.

– Musik Calung

Merupakan alat musik bambu yang dipotong dan hampir mirip dengan angklung.

Susunan alat musik ini terdiri dari beberapa bilah nada yang dimainkan sambil berjalan dengan satu pemukul dan dimainkan di tempat dengan dua pemukul.

Tangga nada yang digunakan adalah tangga nada pentatonis.

– Musik Arumba

Adalah alunan rumpun bambu. Prinsipnya hampir mirip dengan angklung, hanya saja musik arumba dilengkapi dengan susunan bambu mirip gambang.

Alat musik ini dibunyikan dengan cara dipukul dengan pemain yang lebih sedikit dibandingkan dengan angklung.

Elemen dalam Pertunjukan Musik. Baca Disini.

Pemain dari arumba ini adalah Bill Saragih, Yos Rosadi, Sukardi, dan Rahmat.

– Musik Tarling

Adalah musik daerah asal cirebon yang menggunakan alat musik gitar dan suling yang disingkat tarling yaitu

Dua alat musik yang dominan digunakan dalam kesenian ini adalah untuk mengiringi lagu-lagu khas Cirebon.

– Musik Gamelan

Adalah seperangkat alat musik gamelang yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam warna musiknya.

Dahulu gamelan berfungsi untuk mengiringi upacara adat atau upacara keagamaan, namun saat ini juga digunakan untuk mengiringi pertunjukan musik, balet, dan juga sebagai sarana hiburan.
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah

-Gending Cianjuran

Merupakan jenis musik yang menghilangkan vokal khas Cianjur. Musik ini digunakan sebagai sarana hiburan bagi para bangsawan sunda dengan bernyanyi diiringi gambus, suling dan rebab.

3. Musik Daerah Jawa Tengah.

Musik daerah Jawa Tengah adalah gamelang. Berdasarkan larasnya, gamelang dibagi menjadi dua jenis, yaitu laras slendro dan laras pelog.

sebuah. Musik Laras Slendro

Adalah tangga nada pentatonik yang menggunakan nada 1,2,3,5,6,1 (baca: ji, ro, lu, mo, nem, ji).

Ciri dari tangga nada ini adalah jarak antar nada lebih besar daripada nada do, re, mi. Skala ini memberikan kesan kegembiraan, ringan dan kelincahan.

b. Musik Barel Pelog

Merupakan tangga nada pentatonic yang menggunakan nada 1,2,3,4,5,6,7 (baca: ji, ro, lu, pat, ma, nem, pi). Jenis tangga nada ini memberikan kesan tenang dan luhur.

Pada awalnya, gamelang digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang kulit dan wayang panji, namun sekarang ini,

5 Tokoh Musik Indonesia Terkenal Lengkap Dengan Karyanya. Baca Disini.

Gamelang juga mulai digunakan untuk mengiringi berbagai macam acara seperti wyang orang, ketoprak, tari-tarian, klonengan, upacara sekaten, pernikahan, religi, dan lain-lain.

Gamelan sebagian besar merupakan alat musik tabuh (percussion instrument) yang terbuat dari perunggu atau besi dan yang memainkan alat musik ini bernama niyaga,

sedangkan untuk penyanyi disebut sinden atau waranggana yang pada umumnya jenis lagu yang dibawakan disebut gending.

Alat musik gamelang terdiri dari :

  • Alat musik idiofon (bonang, gender, demung, sarung, slenthem, kethuk, kenong, kempul, gong, dan gambang).
  • Alat musik membranofon yaitu kendang,
  • Alat musik chordophone adalah sitar dan rebab, dan
  • Alat musik aerophone adalah seruling.

4. Musik Daerah Jawa Timur.

Musik daerah di daerah Jawa Timur sama dengan di Jawa Tengah yang memiliki tangga nada pelog dan slendro. Di Madura, musik gamelang disebut gamelang sandur.

5. Musik Daerah Balu.

Musik Bali juga tidak jauh berbeda dengan musik gamelang di Jawa Tengah.

Perbedaannya hanya pada resonator gamelang Bali lebih tinggi dari pada gamelang Jawa Tengah dan perbedaan yang paling kentara adalah cara memainkannya.

Seni Rupa Indonesia Mendunia, Apa Itu? Baca Disini.

Gamelan Bali lebih dinamis, iramanya cepat, bahkan suara saron dan demung lebih dominan. Tangga nada yang digunakan adalah tangga nada petatonik.

6. Musik Daerah Riau.

Musik daerah Riau terdiri dari dua bagian, yaitu orkes melayu dan musik gambus.

sebuah. Musik Orkestra Melayu.

Adalah orkestra yang membawakan lagu-lagu Melayu asli yang instrumennya terdiri dari akordeon, kendang Melayu, dan gong kecil.

Orkes ini merupakan cikal bakal musik melayu yang sekarang dikenal dengan musik dangdung.

b. Musik Gambus.

Adalah musik yang identik dengan Islam. Gambus adalah alat musik yang mirip dengan gitar dengan ruang gema cembung yang menggunakan tujuh senar yang disetel secara rangkap seperti mandolin.

Pada umumnya penyanyi musik gambus juga merupakan pemain musik gambus dengan lagu-lagu yang umumnya dibawakan dengan tema religi dan juga tentang cinta.

Alat musik yang digunakan adalah gambus, rebana dan biola.

7. Musik Daerah Minang.

Musik Minang yang paling terkenal adalah Talempong, yaitu sejenis alat musik bonang yang terbuat dari logam perunggu atau besi berbentuk bulat dengan puncak di tengahnya.

Alat musik terdiri dari :

sebuah. Instrumen perkusi.

– kendang besar, ketipung, rebana, kendang sedang, talempong, dan juga gong.

b. Instrumen angin.

– saluang, krisan, puput tanduk, dan suliang.

c. alat musik barat.

– terompet, gitar dan biola.

8. Musik Daerah Minahasa di Sulawesi Utara.

Musik khas daerah Minahasa adalah Kolintang, yang mirip dengan gambang atau xylophone dan terbuat dari bilah kayu.

Satu paket atau set alat musik ini terdiri dari 7 batang kolintang yang dimainkan dengan dua alat pemukul.

Tangga nada tersebut adalah tangga nada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, si). Alat musik lainnya adalah rebana, alat musik petik, dan seruling.

9. Musik Daerah Maluku.

Hampir semua daerah Maluku memiliki alat musik yang sama, yaitu:

  • arubaba (rebab) dengan resonator dari cangkang.
  • idiochondor juga dikenal sebagai tetabuhan.
  • gong (diimpor dari Jawa).
  • konro (alat musik tiup yang terbuat dari siput besar).
  • Ada berbagai jenis kendang bernama Tifa yang juga terdapat di wilayah Papua.

Daerah Halmahera, Bacan, Ternate, dan Tidore sebagai daerah Islam memiliki alat musik Islami,

seperti rebana, gambus, bangsil (seruling), dan sulepe. Sulepe adalah alat musik yang sumber bunyinya dari senar, tetapi memiliki resonator yang terbuat dari cangkang.

10. Musik Daerah Timor.

Alat musik khas di daerah ini adalah Sasando, sejenis kecapi bambu dengan sejumlah senar yang direntangkan di sisi-sisinya.

Resonatornya terbuat dari daun lontar yang disusun berbentuk mangkok yang mengelilingi siter.
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah
Puluhan Jenis Alat Musik dan Musik Tradisional Indonesia dan Daerah

Alat musik ini ditemukan di pulau Rote dekat Timor dan dimainkan oleh masyarakat timur, terutama yang tinggal di daerah pesisir.

Demikian penjelasan singkat diatas, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Sumber: Terampil dalam Memutar Musik.

Penulis : Subagyo, S.Pd_2004.

Baca :  Sebutkan 3 penggunaan tenaga dalam gerak tari