Sebutkan dan Jelaskan 6 Aliran Seni Lukis

Dalam sebuah lukisan terdapat ciri, tema, dan teknik yang disebut juga dengan gaya atau aliran. Berdasarkan pengungkapan aliran dan gayanya, seni lukis dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu gaya representatif dan non-representatif.

1. Gaya atau Aliran yang Representatif.

6 gaya lukisan

Aliran Perwakilan adalah perwujudan gaya seni yang menggunakan atau memanfaatkan kondisi nyata dalam kehidupan masyarakat dan gaya alam. Sebagai contoh;

– naturalisme,

– Realisme,

– Romantisisme,

– Ekspresionisme,

– Impresionisme, dan

– Surialisme,

sebuah. Sekolah Seni Lukis Naturalisme.

Naturalisme adalah aliran seni dengan penggambaran alam atau natural sesuai dengan kondisi alam atau situasi alam nyata sehingga perbandingan perspektif tekstur atau warna dan terang dan gelap dibuat sedetail mungkin.

Baca juga: Tujuan Melukis

Nama-nama pelukis yang memiliki lukisan menggunakan naturalisme adalah Basuki Abdullah, Abdullah Suryobroto, Mas Prngadi, Wakidi, Claude Rubens, dan Constable.

b. Aliran realisme.

Realisme itu Aliran yang memandang dunia apa adanya tanpa atau mengurangi objek penggambarannya sesuai dengan realita kehidupan dan pelukis atau seniman yang beraliran realisme adalah Trubus Wardoyo, Tarmizi, S. Sudjojono dan Dullah.

c. Aliran Romantis.

Romantis adalah aliran seni yang cenderung lebih bersifat imajiner dimana aliran ini menggambarkan kisah-kisah romantis, peristiwa-peristiwa dahsyat atau peristiwa-peristiwa dramatis. Para seniman yang tergabung dalam genre lukisan romantis ini adalah Raden Saleh, Francisco Goya dan Turner.

d. Ekspresionisme.

Ekspresionisme adalah Genre seni yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa seniman yang spontan ketika melihat objek karyanya. Seniman lukis dengan gaya atau sayap ekspresionisme adalah Vincent Van Gogh dan Affandi.

Baca juga: Elemen Visual dalam Lukisan

e. Impresionisme.

Impresionisme adalah aliran seni rupa atau lukisan yang penggambarannya sesuai dengan kesan ketika objek itu dilukiskan di atas kanvas seniman atau pelukis. Pelukis Impresionis adalah Claude Monet, George Seurat, Paul Cesanne, Paul Gauguin dan S. Sudjojono.

Baca :  10 Budaya Indonesia yang Unik dan Tidak Ada di Negara Lain

f. Surrealisme.

Surialisme adalah aliran seni lukis atau seni rupa yang menggunakan bentuk dan warna seperti dalam mimpi, pelukis mengembangkan imajinasinya untuk menyampaikan pikiran dan perasaannya melalui bentuk-bentuk dalam karyanya. Para seniman atau pelukis yang surealis adalah Salvador Dali, Ivan Sagita, Agus Kamal, dan Boyke Aditya.

2. Gaya atau aliran yang tidak representatif.

Aliran non-representatif adalah perwujudan aliran seni lukis yang menekankan pada unsur-unsur formal seperti struktur, unsur visual dan prinsip estetis.

Gaya aliran ini merupakan susunan garis, bentuk, bidang dan warna yang dibatasi dari bentuk alam. Gaya ini memandang bahwa ekspresi jiwa tidak dapat diasosiasikan dengan objek apapun.

Gaya ini menekankan area yang dipenuhi warna dan dipisahkan oleh garis tebal.

Baca juga: Jenis alat dan bahan melukis

Seniman atau seniman lukis yang berkarya dengan genre non-representatif ini adalah Wassily Kandinsky, Yuan Mirro, W. De Kooning, Amri Yahya, Fajar Sidik, But Muchtar dan Sadali.

Sampai disini saya harap anda sudah bisa menemukan jawaban dari pertanyaan di atas. Sekian dari kami dan terima kasih.