Teknik Produksi Kerajinan Bahan Lunak Tanah Liat

Dalam membuat suatu produk kerajinan diperlukan perencanaan yang matang dengan berbagai interaksi ilmiah, seperti pengetahuan tentang kebiasaan masyarakat, bentuk dan perhiasan (moral, seperti etika, gaya hidup), pengetahuan bahan, teknik pembuatan, perhitungan biaya produksi, promosi, pemasaran . , pengemasan, dan ilmu lainnya.

Perencanaan produk kerajinan pada umumnya menitikberatkan pada nilai estetika, keunikan, keterampilan, dan efisiensi serta dari segi fungsi lebih menekankan pada pemenuhan fungsi penggunaan fisik, seperti benda sekali pakai, perhiasan, furnitur, dan pakaian.

Produksi kerajinan tanah liat lunak.

Sistem produksi terdiri dari komponen-komponen struktural yang membentuk sistem produksi yang terdiri dari: Bahan atau bahan, mesin dan peralatan, tenaga kerja, modal, energi, informasi, tanah, dan lain-lain. Sedangkan komponen fungsional terdiri dari pengawasan, perencanaan, pengendalian, koordinasi, dan kepemimpinan, yang kesemuanya berkaitan dengan manajemen dan organisasi.

Produksi kerajinan dari bahan lunak umumnya direproduksi atau direproduksi dalam skala industri rumah tangga, oleh karena itu, persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dalam proses perencanaan dan teknik produksi karya yang diharapkan adalah sebagai berikut.

Produk kerajinan tanah liat biasanya berupa berbagai macam keramik, baik bentuk, ukuran, fungsi, hiasan, maupun pewarnaan. Dalam proses pembuatan tanah liat ini dibutuhkan keterampilan tangan, mulai dari proses penggilingan (penghancuran tanah), hingga finishing akhir atau finishing. Pembentukan benda keramik dapat dilakukan dengan tangan secara langsung atau dengan bantuan alat lain seperti alat putar, alat cetak jigger-jolley.

1. Bahan Pendukung Produk pekerjaan tanah liat.

Bahan yang digunakan dalam membentuk benda keramik harus dipersiapkan dengan baik agar pada proses selanjutnya tidak rusak. Oleh karena itu, sebelum melakukan pembentukan benda keramik perlu dilakukan persiapan tanah liat melalui penggilingan dan pengirisan satu atau lebih warna tanah sejenis dengan tujuan agar tanah liat tersebut memenuhi syarat pembentukan yang baik.

sebuah. Kondisi tanah liat.

Tanah liat yang baik untuk diproduksi menjadi kerajinan keramik harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain sebagai berikut:

  • keliatan,
  • homogen,
  • bebas dari gelembung udara, dan
  • memiliki kemampuan untuk membentuk.

– Plastisitas tanah liat.

Plastisitas tanah liat merupakan syarat utama yang harus dipenuhi agar tanah mudah dibentuk. Hal ini terkait dengan fungsi plastisitas sebagai pengikat dalam proses pembentukan sehingga tidak mudah retak, deformasi dan runtuh.

– Homogen.

Campuran massa tanah liat harus serupa atau homogen, artinya plastisitasnya merata dan tidak ada yang keras atau lunak.

– Bebas gelembung udara.

Tanah liat harus bebas dari gelembung-gelembung udara agar tidak terjadi kesulitan dalam proses pembentukan yang dapat menyebabkan keretakan atau pecah pada saat proses pengeringan dan pembakaran.

– Memiliki kemampuan untuk membentuk.

Tanah liat harus memiliki kemampuan membentuk yang berfungsi sebagai penyangga agar tidak berubah bentuk selama proses pembentukan atau setelah proses pembentukan selesai.

b. Persiapan tanah liat.

Persiapan tanah liat agar memenuhi syarat untuk digunakan dapat dilakukan sebelum memulai praktik membentuk benda keramik. Persiapan tanah liat dilakukan dengan cara menggali dan mengisi.

– Kerajinan tanah liat.

Teknik Produksi Kerajinan Bahan Tanah Liat Lembut

Proses penggilingan tanah liat dimaksudkan agar tingkat plastisitas dan homogenitasnya merata dan bebas dari gelembung udara. Proses penggilingan tanah liat dapat dilakukan dengan gerakan spiral sebagai berikut.

  • tekan bahu dan kemudian dorong ke depan,
  • lakukan beberapa kali sampai tanah liat tercampur rata,
  • diangkat dan ditekan terus menerus (gerakan gerinda spiral),
  • pemeriksaan silang lapisan tanah liat yang dicampur dengan dua atau lebih bahan yang berbeda.

– Mengiris tanah liat (wedging).

  • Tanah dipotong di tengah menggunakan pemotong kawat,
  • sebidang tanah diangkat dan dibanting di atas sebidang tanah lainnya,
  • ulangi proses mengiris dan membanting, dan
  • Iris tanah liat dan jika dalam proses ini terlihat bagus maka irisan tanah akan terlihat rata dan bebas dari gelembung udara.

Demikian penjelasan singkat tentang produksi kerajinan tanah liat tersebut diatas, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Sumber: Kemendikbud_RI


Baca :  Jenis, Kandungan, Manfaat Bahan Pangan Serealia, Umbi dan Kacang - Kacangan